search

Memuat...

pengganti kartu kredit

Daftar ke PayPal dan mulai terima pembayaran kartu kredit secara instan.">

Selasa, 04 Oktober 2011

Kultur Infusoria

Infusuria adalah hewan mikroorganisme yang hidup disuatu perairan, merupakan makanan alami bagi benih ikan, ikan kecil baik ikan konsumsi maupun ikan hias.
1.     Biologi Infusoria
Infusoria merupakan kumpulan organisme bersel tunggal yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok ciliate dan kelompok flagelata. Pemisahan antara kedua kelompok tersebut dibedakan  pada alat gerak. Kebanyakan ciliate merupakan kumpulan hewan-hewan bersel tunggal yang memiliki alat gerak berupa rambut getar (cilia). Contoh hewanini adalah Paramaecium caudatum, Didinium narutum, Colpidium campulum dll. Sedangkan kelompok flagellate merupakan kumpulan organism bersel tunggal yang memiliki alat gerak berupa bulu cambuk (flagel), contoh : Euglena viridis, Chlamidomonas sp, Pandorina sp, Chilomonas sp. dll.   Infusoria adalah golongan Protozoa, pada umumnya hidup pada perairan air tawar, dan sebagian kcil hidup diperairan air laut. Makanan infusoria adalah bakteri , ganggang renik, ragi detritus dan protozoa lain yang ukurannya lebih kecil. Infusoria biasa hidup diperairan yang tercemar, rendaman jerami, limbah rumah tangga dll. Berkembang biak dengan  pembelahan sel dan konjugasi. Ukutan infusoria antara 40 – 100 mikron, hidup menggerombol, sistim pernafasan dilakukan di seluruh permukan tubuh (difusi).
2.     Penangkaran / Pembibitan infusoria
a.      Meyiapkan wadah yang bersih dan kering (cawan petri)
b.      Menyiapkan air media ( air rebusan jerami ), caranya ambil jerami kering 70 gram dipotong-potong lalu direbus selama 15 menit. Selain jerami dapat digunakan tokolan, aun selada, kacang panjang, kacang hijau dan bahan lainnya.
c.       Air rebusan disaring dengan kain halus.
d.      Air saringan diencerkan menjadi 2 kali (2 liter) dari volume semula.
e.      Air saringan diambil 15 ml dan diencerkan hingga menjadi 150 ml
f.        Ir  media dituangkan kedalam cawan petri, lalu diberi bibit infusoria disimpan pada tempat yang gelap dengan suhu 28 oC
g.      Air media setelah 1 – 2 minggu, akan berkembang biak menjadi padat dan dapat digunkan untuk bibit pada kultur semi masal atau masal

3.     Kultur Infusoria Semi Masal
a.      Menyiapkan wadah yang bersih : bak beton, feberglas , akuarium atau lainnya
b.      Membuat media : bak diisi air yang disaring, diberi jerami kering, atau sampah. Bila perlu air media diaerasi. Biarkan selama 1 minggu.
c.       Setelah satu minggu , maka air media ditumbuhi oleh bakteri, cendawan ganggang, (merupakan makanan bagi infusoria.
d.      Ditebari bibit infusoria.
e.      Panen dilakukan setelah umur 1 minggu, untuk makanan, benih ikan, ikan kecil.

4.     Kultur Infusuria Secara Masal
a.      Siapkan kolam atau bak beton ukuran 1 ton atau lebih
b.      Wadah  diisi air mntah (air tawar, air payau, atau air laut) tergantung jenis Infusurianya.
c.       Air media dimasukkan jerami atau rumput kering ditambah pupuk kandang.
d.      Setelah satu minggu maka air meia akan ditumbui oleh bakteri, cendawan, plankton, dan ganggng, yang nantinya akan menjadi makanan Infusuria.
e.      Air media ditulari bibit Infusuria.
f.        Dalam waktu satu minggu Infusuria akan tumbuh padat yang ditandai warna air media berubah menjadi keputih-putihan.
g.      Infusuria siap dipanen untuk diberikan benih-benih ikan atau ikan-ikan bertubuh kecil, seperti ikan moly, ikan Gupy dan lainnya. Cara panen dengan mengambil air media dengan timba dan airnya disaring dengan seser halus agar kotoran tidak ikut, cara memberikan untuk makanan ikan cukup disiramkan merata kedalam wadah kultur Infusuria.

5.     Cara pemberian makanan infusuria untuk ikan
Diberikan dengan cara mengambil infusuria bersama airnya dengan menggunakan baskom atau ember, lalu ditebarkan pada media pemeliharaan ikan di kolam, bak atau diakuarium. Sesuai dengan takaran atau dosis yang dikehendaki. Contoh satu bak pemeliharaan ikan ukuran 1 m3 atau 1000 liter diberikan 5 liter air infusuria.

4 komentar:

  1. terima kasih infonya topppppppppppssssss

    BalasHapus
    Balasan
    1. ooouke..... terima kasih jga kunjungan.na..

      Hapus
    2. hanrisal silaen1 Maret 2013 01.23

      pencarian bibit infusurianya gimana ya ?

      Hapus
  2. gambar infusoria itu seperti apa

    BalasHapus